Sabtu, 04 Februari 2017

4 Tips Memilih Dalam PILKADA 2017





Kalau memang hasil 50 + 1 suara adalah hasil untuk memenangkan  pemilihan dengan satu putaran , coba bayangkan bahwa suara anda adalah 1 suara YANG TERSISA tersebut...
Tentu saja anda akan melihat dengan teliti satu per satu tiap calon. 
Mulai dari 

  1. PENGALAMAN
  2. KEMAMPUAN
  3. KOMITMEN dan terakhir yang sering di lupakan orang : 
  4. MOTIVASI.

1. Di tilik dari PENGALAMAN birokrasi, ketiga paslon punya minimal satu jagoan yang telah berpengalaman di birokrasi (kecuali pasangan petahana dimana keduanya berpengalaman).
So, pengalaman birokrasi tak perlu kita persoalkan kecuali nanti dalam perjalanannya dapat dibuktikan bahwa pengalaman mereka satu persatu tidak valid atau mungkin cacat di masa lalu. Cacat yang dimaksud disini adalah kegagalan mempertahankan kebersihan, performa terbaik ketika ada di dalam birokrasi tersebut di masa lalu. (Sampai disini saya yakin anda sudah mulai menimbang nimbang).

2. Poin selanjutnya adalah KEMAMPUAN. Tentu saja kemampuan terbaik di dapat seseorang melalui dua cara. Satu secara akademis..yang kedua balik lagi pada pertimbangan pertama : pengalaman. Ketika mempertimbangkan pengalaman disini kita harus membandingkan sesuatu secara "apple to apple". Memimpin 3,000,000 mahasiswa yang jelas membutuhkan anda demi kelulusannya, pasti berbeda dengan memimpin 3,000,000 prajurit yang telah di sumpah untuk tunduk pada pimpinannya yaitu anda, dan berbeda pula dengan 3,000,000  rakyat yang bisa terkotak kotak pada ratusan bahkan ribuan pendapat serta reaksi berbeda.
Kemampuan yang anda pertimbangkan tentu tidak akan di lihat dari seberapa ganteng/ cantiknya, seberapa berkharisma/ lucunya..atau seberapa kaya paslon yang akan anda pilih dengan 1 suara tersisa dari anda yang bisa menentukan nasib 99% orang lain yang telah menentukan pilihan.

3. Selanjutnya yang mungkin anda perlu selidiki secara akurat adalah : KOMITMEN. Seberapa percaya anda pada komitmen yang di berikan ketiga paslon tersebut. Bagaimana menilainya? 
Bayangkan diri anda sedang menginterview seorang calon pelamar dan ingin tahu seberapa kuat komitmen si pelamar untuk bekerja loyal bagi anda. Tak ada referensi lain kecuali kertas CV di tangan anda. Tentu saja anda tidak ingin dibuai oleh janji janji bombastis yang tidak relevan dengan CV yang ada di tangan anda bukan? Apa contohnya? "Pak, saya akan bekerja 24 jam bagi perusahaan tanpa memikirkan diri dan keluarga sendiri.Percayalah!" 

Anda percaya janji bombastis seperti ini?

4. Terakhir, sesuatu yang tak kalah penting yang harus anda pertimbangkan adalah MOTIVASI!
Lihat latar belakang masing masing paslon dan coba pahami motivasi yang mana dari mereka yang paling menguntungkan bagi anda sebagai rakyat? Adakah dari mereka yang begitu tertekannya harus membuktikan kebenaran? Adakah dari mereka yang begitu kejam di bully, di kerjain, di hantam dengan issue dan di demo dengan cara cara kasar hanya agar mereka mengundurkan diri dari pencalonan? Kalau ada pasti motivasi mereka lah yang terbesar.


SELAMAT MENILAI...

 (BUKAN KAMPANYE UNTUK SALAH SATU PASLON)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar